Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Surakarta Ajak UNS Ikut Serta dalam Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Tingkat Nasional

awaslu Kota Surakarta saat melakukan koordinasi dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) dalam rangka menyampaikan informasi dan mengajak keterlibatan mahasiswa UNS pada Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Bawaslu Republik Indonesia

awaslu Kota Surakarta saat melakukan koordinasi dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) dalam rangka menyampaikan informasi dan mengajak keterlibatan mahasiswa UNS pada Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Bawaslu Republik Indonesia

Surakarta — Bawaslu Kota Surakarta melakukan koordinasi dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) dalam rangka menyampaikan informasi dan mengajak keterlibatan mahasiswa UNS pada Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Bawaslu Republik Indonesia. (24/6)

Koordinasi tersebut dilaksanakan di Kantor Rektorat UNS dan disampaikan langsung oleh Anggota Bawaslu Kota Surakarta, Poppy Kusuma, serta diterima oleh Sekretaris UNS, Prof. Agus Riwanto. Pertemuan ini menjadi langkah Bawaslu Kota Surakarta untuk menjembatani penyampaian agenda nasional Bawaslu RI kepada perguruan tinggi, khususnya dalam mendorong partisipasi mahasiswa pada kegiatan yang berkaitan dengan pendidikan demokrasi dan penegakan hukum pemilu.

Dalam kesempatan tersebut, Poppy Kusuma menyampaikan bahwa Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu merupakan salah satu program strategis Bawaslu RI untuk memberikan ruang kepada mahasiswa dalam mengembangkan pemahaman mengenai regulasi pemilu, dinamika penegakan hukum pemilu, serta berbagai persoalan aktual dalam penyelenggaraan demokrasi.

“Melalui kompetisi ini, mahasiswa diberikan ruang untuk menguji kemampuan berpikir kritis, menyusun argumentasi hukum, dan memberikan gagasan terhadap berbagai isu kepemiluan. Kami berharap UNS dapat turut mengambil bagian dalam kegiatan nasional yang diselenggarakan oleh Bawaslu RI ini,” ujar Poppy.

Menurut Poppy, perguruan tinggi memiliki posisi penting dalam memperkuat literasi demokrasi. Keterlibatan mahasiswa dalam kompetisi tersebut tidak hanya menjadi ajang pengembangan kemampuan akademik, tetapi juga menjadi sarana untuk membangun kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pengawasan dan penegakan hukum pemilu.

Sementara itu, Sekretaris UNS Prof. Agus Riwanto menyambut baik penyampaian Bawaslu Kota Surakarta terkait pelaksanaan Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Tingkat Nasional. UNS memberikan perhatian terhadap kesempatan bagi mahasiswa untuk berpartisipasi dalam kegiatan yang dapat meningkatkan wawasan, kemampuan analisis, serta pemahaman mengenai hukum dan demokrasi.

Melalui koordinasi ini, Bawaslu Kota Surakarta berharap informasi mengenai kompetisi debat tingkat nasional tersebut dapat tersampaikan kepada civitas akademika UNS sehingga mahasiswa yang memiliki minat terhadap isu demokrasi dan hukum pemilu dapat berpartisipasi.

Keikutsertaan mahasiswa dalam Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Tingkat Nasional diharapkan mampu melahirkan gagasan-gagasan kritis dan konstruktif dalam memperkuat demokrasi Indonesia, sekaligus menjadi bagian dari upaya meningkatkan partisipasi generasi muda dalam mengawal proses pemilu yang berintegritas.

Bawaslu Kota Surakarta — Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu.

Humas Bawaslu Kota Surakarta