Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kota Surakarta Ajak UNISRI Berpartisipasi dalam Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI Tingkat Nasional

Foto bersama Bawaslu Kota Surakarta dan Universitas Slamet  Riyadi dalam koordinasi terkait pelaksanaan Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI antar Perguruan Tinggi se-Indonesia

Foto bersama Bawaslu Kota Surakarta dan Universitas Slamet  Riyadi dalam koordinasi terkait pelaksanaan Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI antar Perguruan Tinggi se-Indonesia

Surakarta, 24 Juni 2026 – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Surakarta melakukan koordinasi dengan Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta terkait pelaksanaan Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI antar Perguruan Tinggi se-Indonesia yang diselenggarakan oleh Bawaslu Republik Indonesia. Kegiatan koordinasi berlangsung pada Rabu (24/6/2026) di Kampus UNISRI Surakarta.

Dalam pertemuan tersebut, Bawaslu Kota Surakarta diwakili oleh Anggota Bawaslu Kota Surakarta, Poppy Kusuma, beserta jajaran staf. Sementara itu, pihak UNISRI menerima kunjungan tersebut melalui Dr. Joko Pramono, S.Sos., M.Si., selaku Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama.

Koordinasi ini bertujuan mengajak UNISRI untuk berpartisipasi dalam Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI sebagai wadah pengembangan kapasitas mahasiswa dalam memahami demokrasi, kepemiluan, serta penegakan hukum pemilu. Kompetisi ini juga diharapkan mampu mendorong lahirnya gagasan-gagasan kritis dan solutif dari kalangan akademisi muda terhadap berbagai dinamika penyelenggaraan pemilu di Indonesia.

Anggota Bawaslu Kota Surakarta, Poppy Kusuma, menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membangun budaya demokrasi yang sehat melalui penguatan literasi kepemiluan di kalangan mahasiswa.

"Melalui kompetisi debat ini, kami berharap mahasiswa tidak hanya memahami regulasi kepemiluan, tetapi juga mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, menyampaikan argumentasi secara ilmiah, serta berkontribusi dalam memperkuat kualitas demokrasi di Indonesia. Kami berharap UNISRI dapat menjadi bagian dari kompetisi nasional ini dan mengirimkan delegasi terbaiknya," ujar Poppy Kusuma.

Menanggapi ajakan tersebut, Wakil Rektor III UNISRI, Dr. Joko Pramono, S.Sos., M.Si., menyambut baik inisiatif Bawaslu Kota Surakarta. Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan komitmen UNISRI dalam mengembangkan kompetensi mahasiswa, khususnya di bidang kepemimpinan, berpikir kritis, serta wawasan kebangsaan.

"UNISRI mendukung kegiatan yang memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan akademik sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai demokrasi dan penegakan hukum pemilu. Kami akan menyampaikan informasi ini kepada sivitas akademika dan mendorong mahasiswa untuk berpartisipasi secara optimal dalam kompetisi tersebut," ungkap Dr. Joko Pramono.

Melalui koordinasi ini, Bawaslu Kota Surakarta dan UNISRI berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara lembaga penyelenggara pemilu dan perguruan tinggi dalam membangun kesadaran demokrasi, meningkatkan partisipasi generasi muda, serta memperkuat pendidikan politik yang berlandaskan nilai-nilai integritas, keadilan, dan supremasi hukum.

Sebagai institusi yang berkomitmen pada pengembangan potensi mahasiswa, Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama UNISRI terus mendorong partisipasi mahasiswa dalam berbagai kegiatan akademik maupun nonakademik berskala regional dan nasional. Keikutsertaan dalam Kompetisi Debat Penegakan Hukum Pemilu VI diharapkan menjadi salah satu media pembelajaran yang mampu memperluas wawasan, membangun karakter kepemimpinan, serta meningkatkan daya saing mahasiswa di tingkat nasional.

Humas Bawaslu Kota Surakarta