Lompat ke isi utama

Berita

Teken MoU, Bawaslu Solo-UNISRI Kolaborasi Edukasi Politik Hingga Pengawasan Partisipatif

Proses penandatanganan MoU antara Bawaslu Kota Surakarta denga Universitas Slamet Riyadi Surakarta

Proses penandatanganan MoU antara Bawaslu Kota Surakarta denga Universitas Slamet Riyadi Surakarta 

Bawaslu Solo News, Surakarta 18/3/2025 — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Surakarta menggandeng Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) guna memperkuat edukasi, literasi politik dan gerakan pengawasan partisipatif. Penandatanganan kerjasama berlangsung dengan penuh khidmat. Selain Bawaslu, UNISRI juga mengundang 7 (tujuh) mitra di auditorium kampus Unisri pada hari Kamis, 18 Maret 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, dosen, mahasiswa, serta perwakilan mitra lainnya.

MoU ini menandai langkah penting guna mempertegas komitmen membuka ruang kolaborasi bagi Bawaslu dalam melakukan edukasi politik khususnya pemilih muda. Bawaslu membuka ruang kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat, sekaligus memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk terlibat langsung melalui program magang, riset kepemiluan, hingga kegiatan pengawasan partisipatif.

Menurut Budi Wahyono (Ketua Bawaslu Kota Surakarta), menegaskan bahwa kemitraan dengan perguruan tinggi seperti Unisri merupakan bentuk komitmen lembaga dalam meningkatkan kualitas demokrasi. “Kami memandang perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam membangun pengawasan pemilu yang partisipatif. Kehadiran mahasiswa dan akademisi akan memperkuat literasi, edukasi politik masyarakat sekaligus mendukung pengawasan partisipatif yang berbasis perguruan tinggi,” ungkapnya saat ditemui disela-sela acara.

Rektor Universitas Slamet Riyadi menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, keterlibatan Bawaslu akan memberi ruang belajar yang luas bagi mahasiswa dan dosen, sekaligus menjadi kontribusi nyata universitas dalam menjaga kualitas demokrasi. “MoU bukan hanya sekadar dokumen, tetapi harus diwujudkan melalui Implementation Agreement (IA). Dengan adanya kerja sama bersama Bawaslu, kami berharap dapat menghadirkan sinergi akademik yang berkesinambungan demi kepentingan bangsa dan negara,” tegasnya.

Selain dengan Bawaslu, Unisri juga menandatangani kerja sama dengan sejumlah mitra lain, seperti SMP Muhammadiyah 7 Surakarta, Politeknik Sukoharjo, Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara), Badan Narkotika Nasional (BNN), KPU Karanganyar, serta beberapa lembaga pendidikan dan sektor swasta. Namun demikian, penandatanganan bersama Bawaslu menjadi perhatian khusus karena menyangkut peran strategis lembaga tersebut dalam menjaga tegaknya demokrasi di Indonesia.

Acara ditutup dengan penandatanganan resmi dokumen kerja sama oleh Ketua Bawaslu dan Rektor Unisri, disaksikan oleh para mitra serta civitas akademika. Momentum ini diharapkan menjadi awal sinergi yang berkelanjutan, menghadirkan inovasi dalam pengawasan pemilu, memperkuat literasi politik, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, masyarakat, dan pembangunan demokrasi di tanah air.

Penulis : Marcelia Septiana, Krisna

Redaktur : Agus Sulistyo