Lompat ke isi utama

Berita

Menjaga Harmoni, Merawat Demokrasi Bersama Gen-Z

Agus Sulistyo saat hadir dalam konsolidasi demokrasi di Lumbung Gembira

Agus Sulistyo saat hadir dalam konsolidasi demokrasi di Lumbung Gembira

SURAKARTA – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Surakarta terus berupaya merawat nilai-nilai demokrasi, khususnya di kalangan generasi muda. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Konsolidasi Demokrasi Melalui Basic Training Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang dilaksanakan pada Sabtu, 25 Januari 2026, bertempat di Lumbung Gembira, Tulung, Klaten.

Kegiatan ini mengusung tema Hoaks dan Era Disrupsi Demokrasi dan diikuti oleh anggota HMI sebagai bagian dari penguatan kapasitas serta kesadaran kritis generasi muda dalam menghadapi tantangan demokrasi di tengah derasnya arus informasi digital.

Hadir sebagai pemateri, Anggota Bawaslu Kota Surakarta, Agus Sulistyo, yang menyampaikan pentingnya peran Generasi Z dalam menjaga harmoni sosial sekaligus merawat demokrasi yang sehat dan berintegritas. Menurutnya, di era disrupsi digital, hoaks menjadi ancaman serius yang dapat merusak kepercayaan publik dan memecah persatuan masyarakat.

“Generasi muda harus menjadi garda terdepan dalam melawan hoaks. Literasi digital, sikap kritis, dan keberanian untuk memverifikasi informasi adalah kunci agar demokrasi tetap berjalan secara sehat dan beretika,” tegas Agus Sulistyo.

Agus juga menekankan bahwa mahasiswa sebagai agen perubahan memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga ruang publik tetap rasional dan konstruktif, serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang menyesatkan.

Melalui kegiatan konsolidasi demokrasi ini, Bawaslu Kota Surakarta berharap terbangun sinergi yang kuat dengan kalangan mahasiswa dan organisasi kepemudaan dalam menciptakan iklim demokrasi yang harmonis, cerdas, dan berdaya tahan menghadapi tantangan zaman.

Konsolidasi demokrasi