On The Road Sesarengan Bawaslu Solo : Gandeng Seniman dan Komunitas Becak Ajak Masyarakat untuk Pilkada Damai, Anti Hoax, Money Politics, SARA dan Black Campaign
|
Surakarta, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Surakarta – Pada tahapan penyelenggaraan pemilihan yang terus berjalan. Selain bertugas mengawasi tahapan pemilihan umum, Bawaslu juga bertugas dalam melakukan pencegahan pelanggaran pemilihan. Salah satu cara Bawaslu Surakarta dalam menjalankan tugasnya adalah dengan mengadakan kegiatan sosialisasi. Pada kesempatan kali ini Bawaslu mengadakan kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif dalam bentuk Parade Becak dan Guyon Maton yang berlokasi di Car Free Day Surakarta pada Minggu, 6 Oktober 2024. Selain itu seluruh Anggota Bawaslu turut serta hadir memeriahkan acara.
Sosialisasi dengan Parade Becak menghadirkan 10 becak yang dihiasi tampah bertuliskan larangan-larangan saat pemilihan, seperti politisasi uang, ujaran kebencian, hoax, dan isu SARA. Yang menjadi perhatian publik adalah terdapat figur pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Surakarta yang direpresentasikan dengan topeng berwajah kedua pasangan calon tersebut. Parade Becak ini menyapa masyarakat sepanjang jalan Slamet Riyadi, mulai dari depan Solo Grand Mall sampai simpang Ngarsopuro.
"Melalui parade ini, kami berharap masyarakat akan mengetahui bagaimana harus melakukan pengawasan partisipatif tanpa harus menjadi bagian dari tim pengawasan. Ujaran kebencian, hoax, isu SARA, dan politik uang akan kita perangi bersama," ujar Agus Sulistyo saat ditemui di tempat.
Selain kegiatan Parade Becak, Bawaslu Surakarta menghadirkan Guyon Maton sebagai hiburan bagi masyarakat yang datang ke Car Free Day. Hiburan ini juga menyelipkan pesan-pesan penting terkait pemilihan kepala daerah. Setyo Puji, selaku Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa, turut berpesan kepada masyarakat untuk tidak golput pada Pemilihan Serentak 2024 pada 27 November mendatang serta aktif untuk ikut mengawasi setiap tahapan pemilihan yang berlangsung. Warga masyarakat terlihat begitu antusias dalam menyambut kegiatan Sosialisasi partisipatif ditandai dari banyaknya warga yang ikut serta menyaksikan dan terhibur dengan parade becak serta panggung Guyon Maton yang ditampilkan.
Penulis : Magang MBKM UNS