Pertemuan Alumni P2P Surakarta Bahas Pembentukan Komunitas “Solo Belum Tidur”
|
Surakarta, 26 November 2025 — Peserta dan alumni Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Daring 2025 yang diselenggarakan Bawaslu RI menggelar pertemuan untuk membahas pembentukan komunitas baru bernama “Solo Belum Tidur”, sebuah wadah kolaborasi dan gerakan kepemudaan untuk memperkuat pengawasan partisipatif di Kota Surakarta. Pertemuan dipimpin oleh Agus Sulistyo, Anggota Bawaslu Kota Surakarta.
Komunitas “Solo Belum Tidur” lahir sebagai inisiatif bersama para alumni P2P Daring 2025, yang melihat perlunya ruang berhimpun, belajar, dan bergerak bagi warga—terutama generasi muda Gen-Z—untuk ikut berkontribusi dalam menjaga kualitas demokrasi di tengah kehidupan kota yang dinamis. Nama “Solo Belum Tidur” menggambarkan semangat kewaspadaan publik dan komitmen untuk #tidak_tidur_untuk_pemilu_jujur.
Dalam arahannya, Agus Sulistyo menyampaikan bahwa pembentukan komunitas ini merupakan langkah konkret dari keberlanjutan program P2P.
“Pendidikan Pengawas Partisipatif bukan hanya berhenti pada pelatihan. P2P mendorong lahirnya kader-kader muda yang mampu berjejaring, berkolaborasi, dan menggerakkan masyarakat untuk peduli pada integritas pemilu. Komunitas ‘Solo Belum Tidur’ menjadi bentuk nyata gerakan itu,” ujarnya.
Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) Daring 2025 sendiri menjadi wadah pengembangan kapasitas bagi para warga yang ingin terlibat dalam pengawasan pemilu. Melalui tema “Berfungsi dan Bergerak untuk Pemilu 2029 yang Bermartabat”, program ini membekali peserta dengan kecakapan konseptual dan teknis sebagai penggerak kelompok masyarakat, memperkuat jaringan sosial, dan mengembangkan gerakan pengawasan partisipatif.
Dalam pertemuan tersebut, para alumni menyepakati sejumlah gagasan awal mengenai arah gerak komunitas “Solo Belum Tidur”, antara lain:
menjadi pusat edukasi kepemiluan informal bagi anak muda,
menginisiasi kegiatan kolaborasi lintas komunitas se-Kota Surakarta,
membangun jejaring pengawasan berbasis komunitas,
menggerakkan kampanye kreatif tentang pentingnya pemilu jujur dan demokratis.
Komunitas ini diharapkan menjadi salah satu kekuatan baru dalam mendorong partisipasi publik menuju Pemilu 2029 yang bermartabat, sekaligus memastikan semangat pengawasan partisipatif terus hidup dan relevan di tengah masyarakat.
Humas Bawaslu Kota Surakarta