Lompat ke isi utama

Berita

Optimalkan Civic Education, Bawaslu Dalami Kerja Sama dengan Radio Gen Z Metta FM

Anggota Bawaslu Kota Surakarta, Agus Sulistyo dan Poppy Kusuma saat membahas draft MoU dengan Metta FM Solo

Anggota Bawaslu Kota Surakarta, Agus Sulistyo dan Poppy Kusuma saat membahas draft MoU dengan Metta FM Solo

Surakarta 16 Juli 2025, Bawaslu Solo News - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Surakarta menjalin kerja sama strategis dengan Metta FM dalam rangka memperkuat pendidikan politik kewargaan di masa non tahapan Pemilu. Kegiatan pembahasan draft Nota Kesepahaman (MoU) tersebut dilaksanakan pada Selasa, 16 Juli 2025, bertempat di kantor Metta FM Solo.

Kerja sama ini merupakan kelanjutan dari sinergi antara Bawaslu dan Metta FM yang sebelumnya telah terjalin pada masa tahapan pemilu. Ketua Bawaslu Kota Surakarta, Agus Sulistyo, menegaskan bahwa kolaborasi ini tidak hanya berhenti di saat tahapan berlangsung, tetapi terus berlanjut untuk membangun kesadaran politik warga, khususnya generasi muda.“Pada masa tahapan pemilu lalu, kami sudah bekerja sama dengan Metta FM. Saat ini kami lanjutkan di masa non tahapan, fokusnya pada pendidikan politik partisipatif agar nilai-nilai demokrasi tetap hidup di tengah masyarakat,” ungkap Agus Sulistyo.

Agus menambahkan, edukasi politik sebaiknya tidak hanya dilakukan menjelang pemilu saja, tetapi juga secara berkelanjutan agar partisipasi masyarakat semakin aktif dan kritis. Salah satu fokus utama dari kerja sama ini adalah menyasar segmen Gen Z, generasi muda yang tumbuh di era digital dan membutuhkan pendekatan komunikasi yang lebih kreatif dan adaptif.

Anggota Bawaslu Kota Surakarta, Agus Sulistyo dan Poppy Kusuma saat membahas draft MoU dengan Metta FM Solo

Metta FM, sebagai salah satu media radio populer di kalangan anak muda Solo, dinilai memiliki peran strategis dalam menyebarluaskan pesan demokrasi melalui format siaran yang segar dan mudah diterima. Manager Marketing Metta Grup menyambut baik kerja sama ini dan menyatakan kesiapan pihaknya untuk membuka ruang siaran bagi Bawaslu.“Kami terbuka dan sangat antusias. Metta FM memiliki berbagai program yang bisa diisi oleh Bawaslu, baik dalam bentuk ILM (Iklan Layanan Masyarakat) maupun talkshow interaktif yang disukai pendengar kami,” ujar Farhan

Dalam pembahasan tersebut, Bawaslu merancang konsep siaran yang edukatif namun tetap komunikatif, seperti talkshow tematik seputar kepemiluan, etika politik, partisipasi warga, serta pentingnya pengawasan sejak dini. Semua konten akan didesain agar mudah diakses melalui siaran on air maupun platform digital milik Metta FM.

Melalui langkah ini, Bawaslu Kota Surakarta berharap dapat membentuk ekosistem pendidikan politik yang berkelanjutan dan inklusif, sekaligus memperkuat kemitraan dengan media lokal dalam menumbuhkan demokrasi partisipatif di tingkat kota.