Melalui Karya Seni, Bawaslu Gandeng Isi Surakarta Gencarkan Pengawasan Partisipatif
|
Bawaslu Solo News (BSN). Bawaslu Kota Surakarta menggelar sosialisasi pengawasan partisipatif di tiga titik Car Free Day (CFD) Surakarta, pada Minggu, 03 November 2024.
Pada kesempatan kali ini Bawaslu Kota Surakarta gandeng komunitas difabel dalam acara Difa Talent Pengawasan . Sosialisasi yang unik ini sengaja dilakukan guna lebih meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan di event elektoral pada Pilkada 2024.
Difa Talent Pengawasan dikemas dengan menampilkan personil difabel yang mempersembahkan bakatnya masing-masing. Acara unjuk bakat ini diisi dengan menyanyi lagu-lagu yang mengangkat tema pemilu dan demokrasi, serta pertunjukan dalang yang menggambarkan pentingnya pengawasan dalam pemilihan serentak 2024.
Dititik lain terdapat pameran poster kolaborasi dengan mahasiswa DKV FSRD ISI Surakarta. Hasil kolaborasi tersebut adalah poster poster yang berisi tentang larangan ujaran kebencian, penyebaran hoax dan money politik. Pameran poster kolaborasi dengan mahasiswa DKV FSRD ISI Surakarta ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang isu-isu penting, seperti larangan ujaran kebencian, penyebaran hoax, dan praktik money politics. Melalui desain yang menarik, diharapkan pesan-pesan ini dapat lebih mudah dipahami dan diingat oleh pengunjung. Acara ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengekspresikan kreativitas mereka dalam mengatasi tantangan sosial.
Di titik terakhir, Bawaslu juga berkolaborasi dengan komunitas manusia egrang. Parade manusia egrang dengan tinggi 3 meter menjadi salah satu daya tarik utama dalam acara Car Free Day (CFD) karena menambah keceriaan dan keunikan suasana. Pertunjukan ini berhasil menarik perhatian banyak pengunjung yang antusias menyaksikan para pemain egrang beraksi dengan atraktif. Kegiatan seperti ini tidak hanya menghibur, tetapi juga untuk menari atensi publik tentang pemilihan serentak 2024. Parade ini berjalan dari depan Loji Gandrung sampai Pasar Ngarsopuro.
Sebagai penutup Agus Sulistyo selaku Kordiv Pencegahan, Partisipasi dan Hubungan Masyarakat menyampaikan “Hasil dari kolaborasi ini sebagai bentuk edukasi politik serta kegiatan pencegahan untuk mensukseskan pemilihan serentak 2024”.
Mahasiswa Magang MBKM UNS 2024