Lompat ke isi utama

Berita

Kunjungi Bawaslu Surakarta, Arya Bima Dorong Penguatan Pengawasan Partisipatif

foto bersama ketua dan agota bawaslu kota surakara dengan Aria Bima

foto bersama ketua dan agota bawaslu kota surakara dengan Aria Bima

Surakarta, 12 Juni 2025 — Anggota Komisi II DPR RI, Arya Bima, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Bawaslu Kota Surakarta, Rabu (12/6). Kunjungan ini disambut langsung oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Kota Surakarta, Koordinator Sekretariat, serta seluruh staf di aula Kantor Bawaslu Kota Surakarta.

Dalam sambutannya, Arya Bima menyampaikan pentingnya peran strategis Bawaslu dalam menjaga integritas demokrasi. Ia menekankan bahwa Bawaslu harus menjadi garda terdepan dalam pengawasan pemilu yang adil dan independen.

“Bawaslu harus bisa bersikap netral dan tidak mencederai proses demokrasi itu sendiri. Kami di Komisi II DPR RI akan terus mendorong penguatan Bawaslu, baik dari sisi regulasi maupun anggaran,” ujar Arya Bima.

Tak hanya menyoroti aspek kelembagaan, Arya Bima juga menegaskan pentingnya peran Bawaslu dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, terutama dalam hal pengawasan partisipatif.

Arya Bima menegaskan bahwa selain fokus pada pengawasan penyelenggaraan pemilu, Bawaslu juga harus menguatkan pengawasan partisipatif. Menurutnya, pendekatan ini penting karena ujung tombak pengawasan demokrasi yang sejati ada di tangan masyarakat itu sendiri. Ia berharap khususnya Bawaslu Surakarta bersuara lebih lantang tentang hal ini, banyak harapan dari Kota Solo.

“Pendidikan kepada Masyarakat tentang pengawasan pemilu sekarang menjadi penting, jangan sampai sentralisasi dan otorisasi berdampak pada tatanan demokrasi dijaman saat ini” tambahnya.

aria bima saat berdialog di awaslu Surakarta

Ketua Bawaslu Kota Surakarta, Budi Wahyono, dalam dialognya menyampaikan bahwa pihaknya telah menjalankan fungsi pengawasan secara maksimal, meski diakui masih terdapat sejumlah tantangan. Di luar tahapan pemilu, Bawaslu Kota Surakarta aktif menjalankan fungsi edukatif. Koordinasi telah dilakukan dengan Pemerintah Daerah. Pada masa non tahapan ini dan ditengah efisiensi yang ada Bawaslu juga sudah berkomunikasi dengan Kesbangpol terkait dengan pelaksanaan sosialisasi pengawasan partisipatif. Selain itu, Bawaslu Surakarta sendiri sering menjadi mitra di Lembaga Pendidikan baik sebagai pembicara atau pihak yang terlibat dalam proses demokrasi di lingkup Pendidikan hal ini sejalan dengan kerja sama yang dijalin dengan sekolah dan universitas dalam menyelenggarakan program pendidikan politik.

Poppy Kusuma, Anggota Bawaslu Kota Surakarta Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran juga mengatakan bahwa Bawaslu juga memilki program unggulan seperti Kampung Anti Politik Uang dan Kampung Pengawasan Partisipatif, sebagai bentuk inovasi pengawasan berbasis komunitas.

Sementara itu, Agus Sulistyo Anggota Bawaslu Kota Surakarta Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas (P2H), menambahkan bahwa perlu adanya membangun design elektroral dengan penguatan Bawaslu dalam ranah kewenangan Bawaslu dalam tata peradilan pemilu. 

“Kami berharap ada kamar tersendiri bagi Bawaslu untuk dapat menjalankan kewenangan tersendiri dalam tata peradilan pemilu” imbuhnya.

Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi Bawaslu Kota Surakarta untuk menyampaikan capaian dan tantangan dalam menjalankan tugas pengawasan, serta menjadi ajang penguatan sinergi dengan lembaga legislatif dalam membangun sistem demokrasi yang lebih kuat dan partisipatif.

Humas Bawaslu Kota Surakarta