Dialektika Demokrasi : Milenial Mengawasi Pilkada, Siapa Takut?
|
Surakarta, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Surakarta - menggelar sosialisasi bertema “Dialektika Demokras: Milenial Mengawasi Pilkada, Siapa Takut?” di Kusuma Sahid Prince Hotel (19/08/2024). Dengan metode diskusi dan dialog interaktif kegiatan ini bertujuan untuk mengajak generasi milenial berpartisipasi aktif dalam pengawasan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
Ketua Bawaslu Kota Surakarta, Bapak Drs. Budi Wahyono, dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran milenial dalam menjaga integritas dan kredibilitas proses Pilkada. “Saya harap kerja sama atau MOU antara semua peserta yang hadir untuk mewujudkan pilkada yang bermartabat dan pikiran yang kritis.” ujar Budi.
Selain itu Budi juga berharap dengan adanya kegiatan ini terdapat peningkatan kesadaran politik di kalangan milenial khususnya di Surakarta, sekaligus dapat memberikan pemahaman mendalam tentang peran dan fungsi Bawaslu dalam mengawasi jalannya Pilkada. Melalui diskusi interaktif dan simulasi pengawasan, para peserta diajak untuk lebih memahami mekanisme pengawasan, mulai dari pengawasan daftar pemilih, kampanye, hingga pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara.
Sejalan dengan tujuan kegiatan ini yang memiliki sasaran pemilih pemilu, Bawaslu mengundang lebih dari 30 elemen anak muda yang terdiri Kelompok Cipayung (HMI, GMNI, PMKRI, GMKI, PMII) dan Organisasi Kepemudaan lainnya seperti IMM, KAMMI (Cipayung plus). Elemen lain yang hadir dalam acara ini adalah BEM se-Solo, Forum OSIS Surakarta, Karang Taruna, Relawan Solo Siber, Gema FKUB, GP Anshor, IPNU, IPPNU, IPM PDPM dan elemen lainnya.
Menghadirkan narasumber yang ahli dibidangnya, yaitu Niken Satyawati, S.Sos., M.I.Kom dari Masyarakat Anfi Fitnah Indonesia (MAFINDO) yang menyampaikan bagaimana budaya berpikir dan peran Gen-Z untuk Pemilihan lebih bermartabat. Selain itu Dian Permata seorang akademisi dan merupakan Tim Perumus UU No 7 tahun 2017 yang membawakan materi tentang Gen YZ pengawas Pilkada, siapa takut?.
Bawaslu Kota Surakarta berharap melalui kegiatan ini, semakin banyak generasi milenial yang tergerak untuk ikut mengawasi Pilkada, sehingga pelaksanaan pemilu dapat berlangsung jujur, adil, dan transparan. Dengan semangat “Milenial Mengawasi Pilkada, Siapa Takut?”, Bawaslu optimis bahwa keikutsertaan milenial akan memberikan dampak positif yang signifikan terhadap kualitas demokrasi di Indonesia.
Penulis : Tim Mahasiswa UNU Surakarta
Editor : Dwiana Rusyta