Bawaslu Solo Kebut Materi Kurikulum Short Course & Coaching Hukum Kepemiluan untuk Mahasiswa
|
Surakarta (28/1)- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Surakarta tengah mempercepat penyusunan materi kurikulum untuk program Short Course dan Coaching Hukum Kepemiluan yang ditujukan bagi mahasiswa. Program ini menjadi bagian dari upaya penguatan literasi demokrasi dan hukum pemilu di kalangan generasi muda, khususnya civitas akademika.
Koordinator Divisi Hukum Bawaslu Solo, Setyo Puji menjelaskan bahwa materi akan mencakup pengantar kepemiluan, dasar hukum pengawasan, hingga simulasi penanganan pelanggaran. Program ini juga dirancang untuk memperluas partisipasi aktif mahasiswa dalam pengawasan non-tahapan pemilu.
Sementara itu, Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas (P2H), Agus Sulistyo menyampaikan bahwa selain materi penegakan hukum pemilu, peserta juga akan dibekali dengan strategi pencegahan, metode pengawasan partisipatif, serta teknik menyusun roadmap kerawanan pemilu. “Kami ingin mendorong mahasiswa agar tak hanya memahami regulasi, tetapi juga mampu melakukan deteksi dini dan menyusun langkah antisipatif terhadap potensi pelanggaran,” ungkapnya. Ia menegaskan bahwa pencegahan harus menjadi budaya dalam setiap aktivitas kepemiluan.
Kurikulum ini nantinya akan diintegrasikan melalui kerja sama dengan beberapa perguruan tinggi di Solo. Bawaslu berharap, melalui pelatihan ini, mahasiswa mampu menjadi agen perubahan yang kritis, melek hukum, serta berkontribusi menjaga marwah demokrasi di Indonesia secara berkelanjutan.
Penulis : Agus Sulistyo/Kordiv Pencegahan, Parmas & Humas Bawaslu Kota Surakarta