Bawaslu Kota Surakarta Peringati HUT ke-17 Bawaslu RI: Konsisten Mengawasi Demokrasi
|
Surakarta, Bawaslu Solo News (BSN) — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia, Bawaslu Kota Surakarta menggelar serangkaian kegiatan pada Selasa, 9 April 2025. Rangkaian acara berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebersamaan di lingkungan kantor Bawaslu Kota Surakarta.
Kegiatan diawali dengan upacara bendera pada pagi hari, yang dilaksanakan di halaman kantor Bawaslu Kota Surakarta. Bertindak sebagai pembina upacara adalah Ketua Bawaslu Kota Surakarta, Drs. Budi Wahyono. Upacara ini diikuti oleh seluruh jajaran Bawaslu Kota Surakarta, baik pimpinan maupun staf sekretariat.
Dalam amanatnya, Drs. Budi Wahyono menyampaikan pentingnya refleksi atas peran strategis Bawaslu dalam menjaga kualitas demokrasi Indonesia selama 17 tahun terakhir. "Momentum ulang tahun ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa tugas pengawasan pemilu bukan hanya sekadar rutinitas kelembagaan, melainkan panggilan untuk terus menjaga marwah demokrasi. Dengan semangat HUT ke-17 ini, kami tegaskan kembali komitmen Bawaslu untuk konsisten mengawasi demokrasi," ujarnya dengan penuh semangat.
Usai pelaksanaan upacara, acara dilanjutkan dengan tasyakuran dan pemotongan tumpeng di aula kantor Bawaslu Kota Surakarta. Suasana hangat terasa dalam kegiatan tersebut yang tidak hanya dihadiri oleh internal Bawaslu, namun juga mengundang berbagai pihak eksternal sebagai bentuk kolaborasi dan sinergi antar lembaga di tingkat daerah.
Tampak hadir dalam acara tersebut perwakilan dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Surakarta, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), serta Kejaksaan Negeri Surakarta. Keikutsertaan para mitra ini menunjukkan eratnya hubungan kerja sama antara Bawaslu dengan instansi-instansi strategis di Kota Surakarta.
Dalam sambutannya, Drs. Budi Wahyono menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-17 Bawaslu ini bukan hanya seremonial, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi untuk memperkuat kelembagaan dan memperluas jejaring sinergi. "Kami sadar bahwa pengawasan pemilu yang efektif tidak dapat dilakukan sendiri. Oleh karena itu, sinergi lintas sektor sangat diperlukan. Kami mengapresiasi kehadiran dan dukungan dari seluruh pihak yang selama ini turut menjadi bagian dari penguatan pengawasan pemilu," ujarnya.
Tema HUT ke-17 Bawaslu RI tahun ini adalah “Konsisten Mengawasi Demokrasi”. Tema ini dipilih sebagai bentuk pengingat bahwa pengawasan bukanlah tugas musiman, tetapi proses yang berkelanjutan dan harus terus dilakukan secara konsisten, jujur, dan berintegritas.
Budi Wahyono juga menekankan pentingnya membangun budaya pengawasan partisipatif. "Kami membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan masyarakat sipil, mahasiswa, pelajar, dan organisasi lokal. Pengawasan tidak hanya milik Bawaslu, tetapi menjadi tanggung jawab kolektif kita sebagai warga negara," tambahnya.
Kegiatan perayaan ini juga diisi dengan pemutaran video dokumentasi perjalanan Bawaslu, testimoni dari para pemangku kepentingan, serta diskusi singkat yang menyoroti tantangan dan strategi pengawasan pemilu ke depan, terutama menjelang Pilkada serentak 2024 yang akan dilaksanakan tahun ini.
Kehadiran para perwakilan instansi eksternal menjadi simbol pentingnya kolaborasi lintas kelembagaan. Kepala Bakesbangpol Kota Surakarta dalam kesempatan tersebut mengungkapkan, "Kami siap mendukung upaya Bawaslu dalam memperluas jangkauan pendidikan politik dan pengawasan pemilu, termasuk dalam menyasar kelompok muda dan masyarakat akar rumput."
Senada dengan itu, Kepala BPKAD menyatakan komitmennya dalam mendukung kebutuhan kelembagaan Bawaslu secara akuntabel. "Pengawasan yang kuat tentu harus ditopang dengan dukungan tata kelola yang baik. Kami mendukung Bawaslu untuk terus menjalankan tugasnya secara transparan dan profesional."
Perayaan ini juga menjadi ajang refleksi internal Bawaslu Kota Surakarta atas berbagai capaian dan tantangan yang telah dihadapi selama ini. Dalam 17 tahun kiprahnya, Bawaslu telah berkembang menjadi lembaga pengawasan pemilu yang mandiri dan memiliki kekuatan hukum yang signifikan. Namun demikian, tantangan ke depan menuntut peningkatan kapasitas kelembagaan, teknologi pengawasan, serta keterlibatan publik yang lebih luas.
Sebagai penutup acara, doa bersama dipanjatkan untuk memohon kelancaran tugas dan tanggung jawab Bawaslu ke depan. Suasana penuh kekeluargaan dan semangat kolaboratif menutup seluruh rangkaian kegiatan hari itu.
Dengan semangat HUT ke-17, Bawaslu Kota Surakarta menegaskan kembali tekadnya untuk terus menjadi lembaga yang konsisten, adaptif, dan teguh dalam menjalankan perannya sebagai pengawal demokrasi yang independen dan terpercaya.
Humas Bawaslu Kota Surakarta