Lompat ke isi utama

Berita

Anggota DPR RI M. Toha Usulkan Kuota Caleg Disabilitas di Daftar Calon Tetap (DCT) Pemilu 2029

Foto bersama pada penguatan kelembagaan bersama mitra kerja Bawaslu Kota Surakarta

Foto bersama pada penguatan kelembagaan bersama mitra kerja Bawaslu Kota Surakarta

Bawaslu Kota Surakarta menggelar kegiatan Pembinaan dan Penguatan Kelembagaan pada Sabtu, 13 September 2025 di Grand H.A.P Hotel, Jalan Slamet Riyadi, Surakarta. Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB ini mengusung tema “Penguatan Kelembagaan Bersama Mitra Kerja Bawaslu Kota Surakarta”.

Acara menghadirkan narasumber Yustinus Arya Artheswara dari KPU Surakarta, Erik Kurniawan dari Sindikasi Pemilu dan Demokrasi, serta Drs. H. Mohamad Toha, S.Sos., M.Si., Anggota Komisi II DPR RI.

Peserta yang hadir berasal dari berbagai unsur, antara lain anggota DPR RI Komisi II, jajaran Bawaslu, KPU, Polri, Kejaksaan, OKP Cipayung dari GMNI, HMI, dan IMM, sejumlah mahasiswa UNS dan Unisri, Komite Disabilitas Daerah, serta BPKAD Kota Surakarta.

Dalam penyampaian materinya, M. Toha menegaskan pentingnya keterwakilan penyandang disabilitas dalam politik. “Semestinya kuota tidak berhenti pada kuota perempuan saja tapi juga mengakomodir kuota untuk penyandang disabilitas, jumlahnya misal 10% dari DCT,” ungkapnya saat menyampaikan materi penguatan kelembagaan di Bawaslu Kota Surakarta.

Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai usulan peserta. Beberapa di antaranya adalah perlunya perubahan UU Pemilu untuk memasukkan klausul perlindungan saksi dan pelapor, serta gagasan agar Bawaslu bermetamorfosis menjadi lembaga peradilan pemilu atau lembaga pemeriksa pemilu.

Selain itu, KPU Surakarta juga menyampaikan evaluasi Pemilu 2024 sekaligus kesiapan menghadapi konsekuensi putusan Mahkamah Konstitusi terkait pemisahan Pemilu Nasional dan Lokal.

Melalui forum ini, Bawaslu Kota Surakarta menegaskan komitmennya memperkuat kelembagaan, meningkatkan kualitas SDM, serta membangun sinergi lintas sektor guna mewujudkan pemilu yang inklusif, berintegritas, dan berpihak pada seluruh warga negara.

Sherly, Zena, Marcelia, Dwiana