Bawaslu Kota Surakarta Gelar Diskusi Hukum, Tingkatkan Kapasitas SDM Melalui Pendalaman Interpretasi Hukum
|
Surakarta – Bawaslu Kota Surakarta terus berupaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) internal melalui kegiatan Diskusi Hukum yang diselenggarakan di Aula Kantor Bawaslu Kota Surakarta, Rabu (15/7/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu agenda rutin sebagai wadah penguatan pemahaman hukum bagi jajaran sekretariat dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pengawasan pemilu.
Diskusi Hukum dilaksanakan secara bergilir dengan melibatkan seluruh staf sekretariat. Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, setiap pertemuan dipandu oleh salah satu staf yang bertugas memimpin jalannya diskusi sekaligus memaparkan materi yang telah dipersiapkan. Pola ini diharapkan mampu membangun budaya belajar bersama serta mendorong peningkatan kapasitas individu maupun kelembagaan.
Pada pelaksanaan kali ini, diskusi dipimpin oleh Hendra Setyadi, Staf Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (P2H), dengan mengangkat tema "Interpretasi Hukum". Materi yang disampaikan membahas pentingnya memahami proses penafsiran hukum sebagai dasar dalam membaca dan menerapkan ketentuan peraturan perundang-undangan, khususnya yang berkaitan dengan kepemiluan dan tugas pengawasan.
Selama kegiatan berlangsung, seluruh peserta didorong untuk berpartisipasi aktif dengan menyampaikan pandangan, pertanyaan, maupun pengalaman yang berkaitan dengan materi yang dibahas. Diskusi berlangsung interaktif sehingga setiap peserta dapat saling bertukar perspektif dalam memahami berbagai pendekatan interpretasi hukum yang dapat diterapkan dalam praktik pengawasan.
Hendra Setyadi menjelaskan bahwa kemampuan menginterpretasikan ketentuan hukum menjadi kompetensi yang penting bagi setiap insan Bawaslu. Menurutnya, pemahaman yang komprehensif terhadap norma hukum akan membantu menghasilkan analisis yang lebih tepat dalam menjalankan tugas kelembagaan.
"Interpretasi hukum tidak hanya berkaitan dengan memahami bunyi pasal, tetapi juga bagaimana menafsirkan tujuan pembentukannya, konteks penerapannya, serta memberikan kepastian hukum dalam pelaksanaan tugas pengawasan. Karena itu, peningkatan kapasitas melalui forum diskusi seperti ini menjadi sangat penting," ujar Hendra.
Melalui kegiatan Diskusi Hukum, Bawaslu Kota Surakarta berharap tercipta budaya organisasi yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada pembelajaran berkelanjutan. Penguatan kapasitas SDM menjadi bagian penting dalam mewujudkan pengawasan pemilu yang profesional, berintegritas, dan berlandaskan kepastian hukum.
Humas Bawaslu Kota Surakarta